Memulai balapan dari posisi keempat, Veda Ega sempat tampil kompetitif di awal lomba. Ia bahkan mampu memperbaiki posisi dan menunjukkan kecepatan dengan mencatatkan waktu lap terbaik di fase awal balapan.
Namun, insiden terjadi saat balapan memasuki pertengahan lomba. Veda mengalami highside yang membuatnya terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan. Kecelakaan tersebut juga berdampak pada pembalap lain di belakangnya. :contentReference[oaicite:1]{index=1}
Setelah balapan, Veda mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada tim karena gagal menyelesaikan lomba yang sebenarnya memiliki peluang cukup besar untuk meraih hasil bagus. :contentReference[oaicite:2]{index=2}
Momen Crash Veda Ega di Moto3 Amerika 2026
Veda menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena kesalahan saat membuka gas terlalu agresif ketika motor masih dalam kondisi miring, sehingga kehilangan kendali. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi dirinya di musim debut Moto3.
Meski gagal finis, pembalap berusia 17 tahun tersebut mencoba mengambil sisi positif. Ia menilai pengalaman ini sangat penting untuk meningkatkan performa di balapan berikutnya.
Kini fokus Veda Ega langsung tertuju ke seri selanjutnya di Jerez. Ia bertekad untuk bangkit dan tampil lebih kuat demi meraih hasil maksimal.
Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan Veda menjadi bukti bahwa ia masih menjadi salah satu harapan Indonesia di ajang Moto3 2026.
Jangan lewatkan aksi Veda Ega Pratama di seri berikutnya yang dipastikan akan semakin menarik dengan persaingan ketat di kelas Moto3.

