Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh media ternama Spanyol, AS, yang menyebut bahwa juara dunia MotoGP dua kali itu sudah membulatkan tekad untuk mencari tantangan baru bersama pabrikan asal Noale.
Tak hanya sekadar rumor, Bagnaia disebut telah menandatangani kontrak dengan skema 2+2 tahun. Artinya, ia akan membela Aprilia selama dua musim awal hingga 2028, dengan opsi perpanjangan kontrak hingga 2030.
Keputusan Besar Tinggalkan Ducati
Keputusan ini tentu menjadi langkah besar dalam karier Pecco Bagnaia. Selama ini, ia dikenal sebagai ikon Ducati dan telah mempersembahkan berbagai gelar bergengsi untuk tim asal Italia tersebut.
Namun, situasi di Ducati belakangan ini disebut tidak lagi ideal. Beberapa faktor seperti perubahan dinamika tim hingga meningkatnya persaingan internal membuat masa depan Bagnaia mulai dipertanyakan.
Bahkan sebelumnya, muncul spekulasi bahwa ia mempertimbangkan berbagai opsi tim lain, termasuk tawaran besar dari pabrikan berbeda, sebelum akhirnya condong ke Aprilia.
Aprilia Jadi Kekuatan Baru
Aprilia sendiri tengah menunjukkan performa yang semakin kompetitif di MotoGP. Peningkatan signifikan dari sisi motor dan manajemen membuat tim ini menjadi destinasi menarik bagi banyak pembalap top.
Dengan potensi tersebut, kehadiran Bagnaia diyakini akan semakin memperkuat ambisi Aprilia untuk bersaing dalam perebutan gelar juara dunia di masa depan.
Apalagi, proyek jangka panjang yang ditawarkan Aprilia disebut menjadi salah satu alasan utama Bagnaia tertarik untuk bergabung.
Masih Menunggu Konfirmasi Resmi
Meski kabar ini sudah ramai dibicarakan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari pihak Ducati maupun Aprilia terkait transfer tersebut.
Namun, jika benar terjadi, kepindahan Pecco Bagnaia ke Aprilia akan menjadi salah satu transfer terbesar dalam sejarah MotoGP modern dan bisa mengubah peta persaingan di musim-musim mendatang.
Para penggemar MotoGP pun kini tinggal menunggu konfirmasi resmi yang kemungkinan akan diumumkan dalam waktu dekat.


